Munculnya Khawarij

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:20:39 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

munculnya-khawarij-ustadz-abu-haidar-as-sundawy.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tentang kemunculan kelompok Khawarij dalam sejarah Islam, mulai dari latar belakang, ciri-ciri, hingga dampaknya terhadap umat. Ustadz Abu Haidar menjelaskan bahwa Khawarij adalah kelompok yang keluar dari ketaatan kepada pemimpin yang sah dan mudah mengkafirkan orang lain karena perbedaan pendapat. Mereka muncul pertama kali pada masa Khalifah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu akibat ketidaksetujuan terhadap kebijakan tahkim (arbitrase) dalam Perang Shiffin. Kelompok ini memiliki ciri khas yaitu berlebihan dalam beragama, namun pemahaman mereka dangkal dan sering menyimpang. Mereka gemar beribadah secara lahiriah, tetapi hati mereka keras dan mudah memvonis kafir sesama Muslim. Dalil yang sering mereka salahartikan adalah firman Allah tentang memerintah yang makruf dan mencegah yang mungkar, namun mereka terapkan secara ekstrem tanpa ilmu. Implikasi praktisnya, umat Islam harus waspada terhadap sikap ekstrem dan mudah mengkafirkan, serta senantiasa berpegang pada manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah yang moderat. Kajian ini juga menekankan pentingnya ilmu sebelum berbicara dan bertindak, serta menjaga persatuan umat.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Dan barangsiapa yang keluar dari ketaatan kepada pemimpin dan memisahkan diri dari jamaah, maka dia mati dalam keadaan jahiliyah."
— HR. Muslim
"Akan keluar dari umatku suatu kaum yang membaca Al-Qur'an, tetapi tidak melebihi tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Janganlah kalian menjadi pengikut yang fanatik, yang mengatakan: 'Jika orang lain berbuat baik, kami pun berbuat baik; jika mereka berbuat zalim, kami pun berbuat zalim.' Tetapi biasakanlah diri kalian untuk berbuat baik jika orang lain berbuat baik, dan jangan berbuat zalim jika mereka berbuat zalim."
— HR. Tirmidzi
"Siapa yang melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; jika tidak mampu, maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemah iman."
— HR. Muslim
"Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Janganlah kalian saling membenci, saling mendengki, dan saling membelakangi. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya dari dada manusia, tetapi Dia mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga."
— HR. Muslim
"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik akhlaknya."
— HR. Bukhari

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Ilmu adalah benteng yang melindungi kita dari kesesatan."

WHATSAPP

"Jangan tertipu dengan banyaknya ibadah seseorang, lihatlah ilmunya."

WHATSAPP

"Kemudahan mengkafirkan adalah tanda hati yang keras."

WHATSAPP

"Persatuan umat lebih berharga daripada kemenangan pribadi."

WHATSAPP

"Setiap perbedaan pendapat tidak harus berujung pada permusuhan."

WHATSAPP

"Ketaatan kepada pemimpin adalah bagian dari ketaatan kepada Allah."

WHATSAPP

"Jadilah pribadi yang teduh, jangan mudah terprovokasi."

WHATSAPP

"Amal tanpa ilmu akan menyesatkan."

WHATSAPP

"Sejarah adalah guru terbaik agar kita tidak mengulangi kesalahan."

WHATSAPP

"Kebenaran tidak diukur dari banyaknya pengikut, tetapi dari dalil yang shahih."

WHATSAPP