Nganggur Ajur

Ustadz Abdullah Zaen M.A.
23 April 2026 • 1 VIEWS • Durasi: 46:13 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Dalam kehidupan sehari-hari, Allah ﷻ telah menganugerahkan waktu 24 jam secara merata kepada seluruh manusia, tanpa memandang status atau kedudukan. Namun, fakta menunjukkan bahwa hasil dan produktivitas yang dicapai oleh setiap individu sangatlah berbeda. Sebagai contoh, bandingkan waktu yang sama antara Nabi Musa, Nabi Muhammad ﷺ, dan sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq dengan Firaun atau Abu Jahal. Meskipun waktu yang dimiliki sama, kualitas hidup dan capaian mereka bagai langit dan sumur, jauh berbeda.

Perbedaan mendasar ini bukan pada kuantitas waktu yang tersedia, melainkan pada bagaimana waktu tersebut dimanfaatkan. Para manusia istimewa seperti para nabi dan sahabat mulia memiliki prinsip yang teguh dalam mengisi hari-hari mereka. Prinsip ini bersumber dari firman Allah ﷻ dalam Surat Al-Insyirah ayat 7:

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ

Yang artinya, apabila engkau telah selesai melakukan sebuah kegiatan, maka bersegeralah untuk melakukan kegiatan berikut ini. Imam at-Thaabari rahimahullah menafsirkan ayat ini bahwa kegiatan yang dimaksud mencakup semua jenis aktivitas, baik yang sifatnya ukhrawi (amal akhirat) maupun duniawi (urusan dunia). Ini menunjukkan pentingnya untuk tidak membiarkan waktu terbuang percuma tanpa aktivitas yang bermanfaat, melainkan senantiasa beralih dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain dengan penuh kesungguhan.

Seorang Muslim dituntut untuk selalu produktif, mengisi 24 jamnya dengan ibadah, mencari ilmu, bekerja, atau kegiatan lain yang mendatangkan kebaikan dan pahala. Sebaliknya, orang yang menyia-nyiakan waktu akan mendapati hari-harinya berlalu tanpa menghasilkan pahala maupun harta, bahkan berpotensi merugi.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ
"Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain."
— QS. Al-Insyirah: 7 • REFERENCE LINK

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Waktu 24 jam diberikan Allah merata, yang membedakan adalah bagaimana kita mengisinya dengan kebaikan."

WHATSAPP

"Setelah selesai satu pekerjaan, jangan berhenti, segera beralih ke aktivitas bermanfaat berikutnya."

WHATSAPP

"Jangan biarkan waktu berlalu tanpa pahala, karena setiap detik adalah kesempatan untuk beramal."

WHATSAPP

"Produktivitas sejati bukan pada banyaknya waktu, melainkan pada kualitas penggunaannya untuk dunia dan akhirat."

WHATSAPP

"Para nabi dan sahabat adalah teladan; mereka tidak pernah membiarkan waktu terbuang sia-sia."

WHATSAPP

"Selesaikan satu tugas, lalu segera mulai tugas lain, itulah kunci keberkahan waktu."

WHATSAPP

"Hidup produktif bukan hanya soal bekerja, tapi juga mengisi waktu dengan ibadah dan ilmu."

WHATSAPP

"Jangan menjadi orang yang merugi karena waktu berlalu tanpa hasil dan pahala."

WHATSAPP

"Manfaatkan setiap momen, baik untuk urusan dunia maupun akhirat, jangan ada yang terlewat percuma."

WHATSAPP

"Kesungguhan dalam beralih dari satu aktivitas ke aktivitas lain adalah ciri orang yang memuliakan waktu."

WHATSAPP