Pra, Saat dan Pasca Pernikahan

Ustadz Abdullah Zaen M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 34:53 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tiga fase penting dalam pernikahan: persiapan sebelum menikah, pelaksanaan akad, dan kehidupan setelahnya. Ustadz Abdullah Zaen menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar tradisi, melainkan ibadah yang membutuhkan ilmu dan persiapan matang. Beliau mengingatkan bahwa banyak pasangan gagal karena kurangnya pemahaman syariat. Oleh karena itu, setiap muslim yang hendak menikah wajib belajar fiqih pernikahan. Kajian ini memberikan panduan praktis agar pernikahan menjadi sakinah, mawaddah, wa rahmah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya engkau beruntung."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu menikah, maka menikahlah. Karena itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Tidak ada pernikahan tanpa wali."
— HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah
"Adakanlah walimah walaupun hanya dengan seekor kambing."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Apabila salah seorang dari kalian menikahi seorang wanita atau membeli seorang budak, hendaklah ia berdoa: 'Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan yang Engkau ciptakan padanya.'"
— HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang."
— QS. Ar-Rum: 21
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka."
— QS. At-Tahrim: 6
"Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf."
— QS. Al-Baqarah: 228
"Laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain, dan karena mereka telah menafkahkan sebagian dari harta mereka."
— QS. An-Nisa: 34
"Dan bergaullah dengan mereka secara patut."
— QS. An-Nisa: 19

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Niatkan pernikahan karena Allah, bukan karena dunia."

WHATSAPP

"Ilmu adalah bekal utama sebelum menikah."

WHATSAPP

"Pilih pasangan yang agamanya baik, niscaya hidupmu berkah."

WHATSAPP

"Jangan menunda nikah jika sudah mampu, takutlah pada zina."

WHATSAPP

"Mahar bukan harga diri, tapi simbol kesungguhan."

WHATSAPP

"Walimah sederhana lebih baik daripada pesta yang sia-sia."

WHATSAPP

"Malam pertama bukan ajang pamer, tapi awal membangun cinta."

WHATSAPP

"Suami pemimpin, istri pendamping, bukan lawan."

WHATSAPP

"Komunikasi yang jujur adalah obat rumah tangga."

WHATSAPP

"Sabar atas kekurangan pasangan adalah investasi pahala."

WHATSAPP

"Jangan ungkit kesalahan masa lalu, fokuslah memperbaiki masa depan."

WHATSAPP

"Harta keluarga amanah, kelola dengan baik."

WHATSAPP

"Musyawarah adalah jalan tengah setiap masalah."

WHATSAPP

"Pernikahan yang baik adalah yang membuatmu semakin dekat dengan Allah."

WHATSAPP