Strategi Membagi Harta Sebelum Wafat

Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi M.A.
15 January 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 1:39:01 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas pentingnya merencanakan pembagian harta sebelum wafat sesuai syariat Islam. Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi menjelaskan bahwa banyak umat Islam yang lalai dalam hal ini, sehingga sering terjadi sengketa waris setelah seseorang meninggal. Beliau menekankan bahwa strategi pembagian harta harus dilakukan dengan bijak, tidak hanya untuk menghindari konflik keluarga, tetapi juga untuk memastikan harta tersebut bermanfaat bagi ahli waris dan sesuai dengan ketentuan Allah. Dalam kajian ini, beliau mengupas berbagai metode seperti hibah, wasiat, dan wakaf, serta perbedaan hukumnya. Tujuannya agar setiap muslim dapat mempersiapkan diri secara matang, sehingga harta yang ditinggalkan menjadi berkah dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa."
— QS. Al-Baqarah: 180
"Berbuat adillah di antara anak-anakmu dalam pemberian."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Sesungguhnya Allah telah memberikan hak kepada setiap yang berhak, maka tidak ada wasiat bagi ahli waris."
— HR. Tirmidzi
"Apabila anak Adam meninggal, terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya."
— HR. Muslim
"Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain."
— HR. Ibnu Majah
"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya."
— HR. Tirmidzi
"Barangsiapa yang meninggalkan harta, maka harta itu untuk ahli warisnya."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Janganlah kalian saling mendengki, jangan saling memutuskan hubungan, dan jadilah hamba Allah yang bersaudara."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang mendapatkan apa yang diniatkannya."
— HR. Bukhari dan Muslim
"Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri."
— HR. Bukhari dan Muslim

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan biarkan harta menjadi sumber pertengkaran setelah kita tiada."

WHATSAPP

"Rencanakan pembagian harta sekarang, karena kematian tidak pernah memberi aba-aba."

WHATSAPP

"Keadilan dalam memberi adalah cerminan takwa kepada Allah."

WHATSAPP

"Hibah yang adil adalah investasi kasih sayang orang tua."

WHATSAPP

"Wasiat bukan untuk memuaskan hawa nafsu, tapi untuk kemaslahatan."

WHATSAPP

"Wakaf adalah cara cerdas meninggalkan jejak kebaikan yang abadi."

WHATSAPP

"Musyawarah keluarga adalah kunci keberkahan harta."

WHATSAPP

"Jangan tunda kebaikan, karena esok belum tentu milik kita."

WHATSAPP

"Harta yang dibagi dengan ilmu akan menjadi berkah."

WHATSAPP

"Jadilah orang yang bijak, jangan sampai harta menjadi fitnah."

WHATSAPP