Tafsir Juz 'amma Surat Ad-Dhuha

Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.
15 January 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 1:00:15 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tafsir Surat Ad-Dhuha secara mendalam, mengupas latar belakang turunnya wahyu yang sempat terhenti (fatrah) dan bagaimana Allah menghibur Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Ustadz Firanda menjelaskan bahwa surat ini turun saat Nabi mengalami tekanan batin karena wahyu tidak turun selama beberapa waktu, sehingga orang-orang musyrik mengejek bahwa Allah telah meninggalkan beliau. Allah kemudian menegaskan bahwa Dia tidak meninggalkan dan tidak membenci Nabi-Nya. Surat ini juga memberikan pelajaran tentang optimisme, syukur, dan kepedulian sosial. Kajian ini sangat relevan bagi siapa saja yang sedang menghadapi ujian hidup, merasa sendirian, atau kehilangan semangat.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Demi waktu dhuha, dan demi malam apabila telah sunyi, Tuhanmu tidak meninggalkan engkau dan tidak (pula) membenci engkau."
— QS Ad-Dhuha: 1-3
"Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan. Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas."
— QS Ad-Dhuha: 4-5
"Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu? Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk? Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang miskin, lalu Dia memberikan kecukupan?"
— QS Ad-Dhuha: 6-8
"Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik. Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur)."
— QS Ad-Dhuha: 9-11

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan biarkan ejekan orang lain membuatmu ragu pada kasih sayang Allah."

WHATSAPP

"Setiap malam yang gelap pasti akan digantikan oleh pagi yang cerah."

WHATSAPP

"Kenikmatan dunia hanyalah sementara, jangan terpedaya olehnya."

WHATSAPP

"Ingatlah bagaimana Allah menolongmu di masa lalu, itu bukti cinta-Nya."

WHATSAPP

"Anak yatim bukan beban, melainkan amanah yang mulia."

WHATSAPP

"Memberi kepada peminta adalah bentuk syukur atas nikmat yang kita miliki."

WHATSAPP

"Jangan sombong dengan harta, karena semua itu titipan Allah."

WHATSAPP

"Kesulitan adalah ujian, bukan hukuman."

WHATSAPP

"Syukur bukan hanya di lisan, tapi juga di tindakan."

WHATSAPP

"Allah tidak pernah meninggalkanmu, meskipun terasa sepi."

WHATSAPP