Sudahkah Kita Bersabar dan Bersyukur dengan Benar

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc.
16 April 2026 • 1 VIEWS • Durasi: 33:17 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Rukun syukur ada tiga. Yang pertama adalah syukur dengan hati. Maknanya adalah menanamkan perasaan dalam hati kita bahwa semua nikmat datang dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Kita wajib meyakini dan mengakui bahwa semua nikmat datang dari Allah. Dalam surah An-Nahl ayat 53, Allah berfirman bahwa tidak ada nikmat yang kalian miliki kecuali semuanya dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Pengakuan bahwa semua nikmat datang dari Allah ini hukumnya wajib. Orang yang tidak menetapkan nikmat dari Allah, maka dia kufur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Yang kedua adalah syukur dengan lisan. Ini secara lisan sebagai bentuk ungkapan pengakuan kita dalam hati, maka lisan akan mengatakan sanjungan dan pujian kepada Allah. Oleh karenanya, dalam surah Ad-Dhuha, Allah berfirman: "Wa ammā bi ni‘mati rabbika fa ḥaddis" (Adapun terhadap nikmat Tuhanmu, maka beritakanlah/ungkapkanlah). Ketika seorang merasakan ada nikmat dalam hati, langsung lisan kita mengucapkan "Alhamdulillah". Jangan diam. Bersyukur dengan lisan adalah zikir yang paling tinggi derajatnya, yaitu zikir hati diikuti oleh lisan, hati merasakan adanya nikmat.

Yang ketiga adalah syukur dengan anggota badan (asy-syukru bil jawarih). Ini jelas, yaitu dengan cara kita menggunakan nikmat-nikmat ini dengan ibadah. Kalau kita punya badan sehat, gunakan untuk rukuk dan sujud kepada Allah. Kita punya harta, gunakan di jalan Allah. Dalilnya adalah surah Saba ayat 13, Allah perintahkan Nabi Daud: "i‘malū āl Dāwūda shukrā" (beramallah wahai keluarga Daud sebagai bentuk syukur). Dan dalilnya juga Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam kalau salat malam sampai kakinya bengkak, itu adalah bentuk syukur. Jadi, syukur dengan taat, misalnya kita jalan kaki ke masjid sebagai bentuk syukur kepada Allah atas kaki yang sehat.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

...
"Dan tidak ada nikmat yang kalian miliki kecuali semuanya dari Allah <em>Subhanahu Wa Ta'ala</em>."
— QS An-Nahl: 53 • REFERENCE LINK
...
"Adapun terhadap nikmat Tuhanmu, maka beritakanlah (ungkapkanlah)."
— QS Ad-Dhuha: 11 • REFERENCE LINK
...
"Beramallah wahai keluarga Daud sebagai bentuk syukur."
— QS Saba: 13 • REFERENCE LINK

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Syukur sejati dimulai dari hati yang yakin semua nikmat semata dari Allah."

WHATSAPP

"Jangan pernah diam saat nikmat datang, ucapkan Alhamdulillah dengan lisan penuh pujian."

WHATSAPP

"Kaki yang sehat adalah amanah, gunakanlah untuk melangkah ke masjid sebagai wujud syukur."

WHATSAPP

"Harta yang kita miliki bukan untuk ditimbun, tetapi untuk diinfakkan di jalan Allah."

WHATSAPP

"Rukun syukur yang pertama adalah mengakui dalam hati bahwa tiada nikmat kecuali dari Allah."

WHATSAPP

"Syukur dengan anggota badan berarti menjadikan setiap nikmat sebagai sarana ketaatan kepada-Nya."

WHATSAPP

"Meyakini nikmat dari Allah hukumnya wajib, mengingkarinya adalah pintu menuju kekufuran."

WHATSAPP

"Zikir tertinggi adalah saat hati merasakan nikmat lalu lisan mengucap Alhamdulillah."

WHATSAPP

"Bersyukur bukan hanya di lisan, tetapi juga dengan seluruh tubuh yang taat beribadah."

WHATSAPP

"Nikmat sehat jangan disia-siakan, rukuk dan sujudlah sebagai bukti syukur kita."

WHATSAPP