Ujian Kebaikan dan Keburukan ○
DENGARKAN AUDIO KAJIAN
ujian-kebaikan-dan-keburukan-ali.mp3
Ustadz Ali Hasan Bawazier membahas sebuah doa penting yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ kepada istri beliau, Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu 'anha. Doa ini mengajarkan kita untuk memohon kepada Allah segala kebaikan, baik yang segera datang maupun yang akan datang, yang kita ketahui maupun yang tidak kita ketahui. Sebaliknya, kita juga diajarkan untuk berlindung kepada Allah dari segala keburukan, baik yang akan datang segera maupun nanti, yang kita sadari maupun yang tidak kita sadari.
Kemudian, doa ini dilanjutkan dengan memohon kepada Allah segala kebaikan yang pernah diminta oleh hamba dan Nabi-Nya, Muhammad ﷺ. Kita juga berlindung dari segala keburukan yang Nabi Muhammad ﷺ pernah berlindung darinya. Ini merupakan cara untuk 'nebeng' atau mengikuti permintaan dan perlindungan Nabi, yang merupakan permohonan yang paling sempurna.
Selanjutnya, doa tersebut mencakup permohonan surga dan segala ucapan serta perbuatan yang mendekatkan kepadanya. Serta berlindung dari api neraka dan segala ucapan serta perbuatan yang mendekatkan kepada api neraka. Puncaknya, doa ini memohon agar Allah menjadikan setiap takdir yang ditetapkan untuk kita sebagai takdir yang baik.
Ustadz Ali Hasan Bawazier menekankan betapa **ruginya** seseorang jika tidak menghafal doa yang luar biasa ini, terutama ketika memiliki kesempatan untuk berdoa di waktu-waktu mustajab. Waktu-waktu mustajab tersebut antara lain di antara azan dan iqamah, saat sujud, tasyahud sebelum salam, di sore hari Jumat, waktu tahajud, dan di waktu malam. Doa ini adalah permohonan yang **lengkap dan sempurna**, mencakup seluruh urusan dunia dan akhirat, baik yang segera maupun yang tertunda, yang diketahui maupun yang tidak diketahui, karena hanya Allah yang Maha Tahu akan banyaknya keburukan yang mungkin menimpa kita.
POINTERS & CONCLUSIONS
- Memohon segala kebaikan dan berlindung dari segala keburukan, baik yang diketahui maupun tidak.
- Mengikuti permohonan dan perlindungan Nabi Muhammad ﷺ dalam berdoa.
- Memohon surga dan segala amal yang mendekatkan kepadanya, serta berlindung dari neraka dan segala amal yang mendekatkan kepadanya.
- Meminta agar setiap takdir yang ditetapkan Allah adalah kebaikan.
- Pentingnya menghafal dan mengamalkan doa ini, terutama di waktu-waktu mustajab.
DALIL & REFERENCES
KATA BIJAK UNTUK STATUS
"Mintalah segala kebaikan kepada Allah, baik yang segera maupun yang akan datang, yang diketahui maupun tidak."
"Berlindunglah dari segala keburukan, karena banyak hal buruk yang tidak kita sadari akan menimpa."
"Ikutilah permohonan dan perlindungan Nabi Muhammad ﷺ, karena itu adalah permohonan yang paling sempurna."
"Mohonlah surga dan segala amal yang mendekatkan kepadanya, serta berlindung dari neraka dan segala amal yang mendekatkan ke sana."
"Jadikan setiap takdir yang Allah tetapkan sebagai kebaikan, karena Dia Maha Tahu yang terbaik untuk hamba-Nya."
"Rugi besar jika kita tidak menghafal doa lengkap ini, terutama saat waktu mustajab tiba."
"Waktu antara azan dan iqamah adalah momen mustajab, jangan sia-siakan untuk memohon kebaikan."
"Saat sujud dan tasyahud akhir, dekatkan diri dengan doa yang mencakup dunia dan akhirat."
"Di sore hari Jumat dan waktu tahajud, perbanyaklah memohon segala kebaikan yang diketahui maupun tidak."
"Hanya Allah yang Maha Tahu keburukan yang mungkin menimpa, maka berlindunglah dengan doa yang sempurna ini."