Tafsir Doa Iftitah

Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 52:40 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

tafsir-doa-iftitah-2-ustadz-ammi-nur-baits.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini melanjutkan pembahasan tentang doa iftitah, khususnya pada bagian yang berbunyi 'Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil 'alamin'. Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan bahwa doa iftitah bukan sekadar bacaan pembuka shalat, melainkan pernyataan tauhid yang mendalam. Setiap muslim diajak untuk merenungkan makna di balik setiap kalimat, agar shalat tidak menjadi rutinitas kosong. Kajian ini menekankan pentingnya menghadirkan hati saat berdoa dan shalat, serta menjadikan seluruh hidup sebagai ibadah kepada Allah.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam."
— QS. Al-An'am: 162
"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku."
— QS. Adz-Dzariyat: 56
"Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya."
— QS. Al-Kahfi: 110
"Katakanlah: 'Sesungguhnya Tuhanku telah memberi petunjuk kepadaku ke jalan yang lurus.'"
— QS. Al-An'am: 161
"Dan janganlah kamu mempersekutukan Allah dengan sesuatu pun."
— QS. Luqman: 13
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok."
— QS. Al-Hasyr: 18
"Dan barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
— QS. Az-Zalzalah: 7
"Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya."
— QS. Az-Zalzalah: 8
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang di bawah itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya."
— QS. An-Nisa: 48
"Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu, kemudian bertobatlah kepada-Nya."
— QS. Hud: 3

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan biarkan shalatmu menjadi rutinitas tanpa makna."

WHATSAPP

"Hidup ini hanya sekali, pastikan untuk Allah."

WHATSAPP

"Kematian bukan akhir, tapi awal perjumpaan dengan Allah."

WHATSAPP

"Ikhlas adalah kunci agar amalan diterima."

WHATSAPP

"Setiap langkah hidup bisa menjadi ibadah jika diniatkan karena Allah."

WHATSAPP

"Jangan takut mati, takutlah jika hidup tanpa taat."

WHATSAPP

"Shalat yang khusyuk adalah cerminan iman yang kuat."

WHATSAPP

"Ilmu yang tidak diamalkan akan menjadi beban di akhirat."

WHATSAPP

"Jadikan doa iftitah sebagai pengingat komitmenmu kepada Allah."

WHATSAPP

"Perbaiki niat, maka Allah akan memperbaiki amalanmu."

WHATSAPP