Surat An-Naba

Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:24:44 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

tafsir-juz-amma-surat-an-naba-ustadz-firanda-andirja.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas tafsir Surat An-Naba secara mendalam, dimulai dari pengenalan surat yang termasuk dalam Juz Amma dan memiliki tema besar tentang hari kebangkitan. Ustadz Firanda menjelaskan bahwa surat ini turun untuk menjawab keraguan kaum musyrikin Mekah terhadap hari kiamat. Beliau menguraikan ayat demi ayat dengan pendekatan bahasa Arab dan konteks turunnya wahyu. Kajian ini menekankan pentingnya merenungkan kekuasaan Allah melalui ciptaan-Nya sebagai bukti nyata akan adanya hari pembalasan. Setiap ayat dijelaskan dengan contoh konkret agar mudah dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya? Tentang berita yang besar (hari kebangkitan)."
— QS. An-Naba: 1-2
"Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan, dan gunung-gunung sebagai pasak?"
— QS. An-Naba: 6-7
"Dan Kami turunkan dari awan air yang banyak, untuk menumbuhkan biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan."
— QS. An-Naba: 14-15
"Sesungguhnya hari keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan."
— QS. An-Naba: 17
"Sesungguhnya neraka Jahanam itu (pada hari itu) menjadi tempat mengintai, lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas."
— QS. An-Naba: 21-22
"Mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya."
— QS. An-Naba: 23
"Sesungguhnya Kami telah mencatat segala sesuatu dalam suatu kitab."
— QS. An-Naba: 29
"Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa ada tempat kembali yang baik, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur."
— QS. An-Naba: 31-32
"Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta."
— QS. An-Naba: 35
"Sesungguhnya hari itu adalah hari yang pasti. Barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia mengambil jalan kembali kepada Tuhannya."
— QS. An-Naba: 39

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan remehkan hari akhir, karena itu pangkal kemaksiatan."

WHATSAPP

"Merenungkan alam semesta adalah jalan menuju iman yang kokoh."

WHATSAPP

"Setiap amalmu tercatat, tidak ada yang luput dari pengawasan Allah."

WHATSAPP

"Hidup di dunia hanya sementara, persiapkan bekal untuk akhirat."

WHATSAPP

"Kematian adalah pintu menuju kehidupan yang kekal."

WHATSAPP

"Jangan biarkan keraguan tentang hari kiamat menguasai hatimu."

WHATSAPP

"Allah Maha Kuasa, Dia mampu menghidupkan kembali yang mati."

WHATSAPP

"Nikmat surga tidak bisa dibandingkan dengan kenikmatan dunia."

WHATSAPP

"Azab neraka sangat pedih, jangan sampai kita menjadi penghuninya."

WHATSAPP

"Segera bertaubat dan beramal saleh sebelum ajal menjemput."

WHATSAPP