Tawakkal yang Tercela

Ustadz Abu Haidar As Sundawy
10 April 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:27:15 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP TELEGRAM

Kajian ini membahas tentang tawakkal yang tercela, yaitu sikap pasrah tanpa usaha yang justru dilarang dalam Islam. Ustadz Abu Haidar As Sundawy menjelaskan bahwa tawakkal yang benar adalah berserah diri kepada Allah setelah melakukan ikhtiar maksimal. Banyak orang salah kaprah menganggap tawakkal sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Padahal, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan untuk tetap berusaha, seperti burung yang keluar pagi dalam keadaan lapar dan kembali kenyang. Tawakkal yang tercela adalah ketika seseorang meninggalkan kewajiban dan usaha, lalu hanya berpangku tangan. Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berusaha dan berdoa, bukan hanya berdoa tanpa usaha. Kajian ini mengingatkan bahwa tawakkal bukanlah pasrah tanpa tindakan, melainkan keyakinan bahwa hasil akhir ada di tangan Allah setelah kita melakukan yang terbaik. Dengan memahami perbedaan ini, seorang muslim dapat menjalani hidup dengan seimbang antara ikhtiar dan tawakkal.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Barangsiapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya."
— QS. At-Talaq: 3
"Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah."
— QS. Ali Imran: 159
"Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah."
— QS. Al-Jumu'ah: 10
"Ikat dulu untamu, baru bertawakkallah."
— HR. Tirmidzi
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri."
— QS. Ar-Ra'd: 11
"Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, maka Allah akan mencukupkan (keperluan)nya."
— QS. At-Talaq: 3
"Jika kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, niscaya Dia akan memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung yang pergi pagi dalam keadaan lapar dan kembali sore dalam keadaan kenyang."
— HR. Tirmidzi
"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan."
— QS. Al-Baqarah: 195
"Maka bertebaranlah kamu di bumi dan carilah karunia Allah."
— QS. Al-Jumu'ah: 10
"Dan janganlah kamu lupa terhadap bagianmu di dunia."
— QS. Al-Qasas: 77

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jangan jadikan tawakkal sebagai alasan untuk bermalas-malasan."

WHATSAPP

"Usaha adalah wujud nyata dari tawakkal yang benar."

WHATSAPP

"Tawakkal tanpa usaha adalah kemalasan yang dibungkus agama."

WHATSAPP

"Ikat untamu, baru bertawakkallah – itulah ajaran Nabi."

WHATSAPP

"Tawakkal yang benar membuat hati tenang, bukan membuat badan malas."

WHATSAPP

"Rezeki tidak akan datang kepada orang yang hanya duduk berpangku tangan."

WHATSAPP

"Berusahalah seolah-olah semua tergantung pada usahamu, berdoalah seolah-olah semua tergantung pada doamu."

WHATSAPP

"Tawakkal yang tercela adalah pintu menuju kemiskinan."

WHATSAPP

"Allah mencintai hamba yang bekerja keras dan bertawakkal."

WHATSAPP

"Keseimbangan antara ikhtiar dan tawakkal adalah kunci kesuksesan."

WHATSAPP