Tentang Teladan Kisah Nabi Isa Alaihissalam

Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.
23 March 2025 • 1 VIEWS • Durasi: 1:15:35 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

Kajian ini mengupas tentang teladan dari kisah Nabi Isa Alaihissalam yang penuh hikmah dan pelajaran bagi umat Islam. Ustadz Dr. Firanda Andirja menjelaskan bagaimana Nabi Isa diutus kepada Bani Israel dengan mukjizat yang luar biasa, namun tetap menghadapi tantangan dan pengkhianatan. Kisah ini mengajarkan tentang kesabaran, keteguhan iman, dan pentingnya bertawakal kepada Allah dalam setiap keadaan. Beliau juga menekankan bahwa Nabi Isa adalah hamba Allah dan Rasul-Nya, bukan anak Tuhan sebagaimana diklaim oleh sebagian kalangan. Kajian ini mengajak kita untuk merenungkan perjuangan para nabi dalam menyebarkan tauhid dan menghadapi kaum yang keras kepala.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Dan (ingatlah) ketika Malaikat berkata, 'Wahai Maryam, sesungguhnya Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan sebuah kalimat dari-Nya, namanya Al-Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat, dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).'"
— QS. Ali Imran: 45-46
"(Ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Wahai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu ketika Aku menguatkanmu dengan Ruhul Qudus, engkau dapat berbicara dengan manusia ketika masih dalam buaian dan setelah dewasa. Dan (ingatlah) ketika Aku mengajarkan kepadamu Al-Kitab, hikmah, Taurat, dan Injil. Dan ketika engkau membuat dari tanah berbentuk burung dengan izin-Ku, lalu engkau meniupnya, maka jadilah ia burung dengan izin-Ku. Dan engkau menyembuhkan orang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit kusta dengan izin-Ku. Dan (ingatlah) ketika engkau mengeluarkan orang mati (dari kubur) dengan izin-Ku.'"
— QS. Al-Maidah: 110
"Dan karena ucapan mereka, 'Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah.' Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh) adalah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka. Mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
— QS. An-Nisa: 157-158
"Sungguh, telah kafir orang-orang yang berkata, 'Sesungguhnya Allah adalah Al-Masih putra Maryam.' Padahal Al-Masih (sendiri) berkata, 'Wahai Bani Israel! Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu.' Sesungguhnya barangsiapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zalim itu."
— QS. Al-Maidah: 72
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk."
— QS. An-Nahl: 125
"Dan (ingatlah) Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Masing-masing termasuk orang-orang yang saleh."
— QS. Al-An'am: 85

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Jadilah hamba yang rendah hati, karena semua kemampuan berasal dari Allah."

WHATSAPP

"Kesabaran adalah senjata orang beriman dalam menghadapi ujian."

WHATSAPP

"Jangan pernah putus asa dalam berdakwah, meskipun banyak yang menolak."

WHATSAPP

"Tauhid adalah fondasi kehidupan yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh."

WHATSAPP

"Mukjizat bukan untuk dibanggakan, melainkan untuk mengingatkan akan kekuasaan Allah."

WHATSAPP

"Pengkhianatan dari orang terdekat adalah ujian yang paling berat, tetapi Allah selalu bersama orang sabar."

WHATSAPP

"Dunia ini sementara, jangan terlalu terikat padanya."

WHATSAPP

"Setiap ujian adalah cara Allah untuk meninggikan derajat kita."

WHATSAPP

"Dakwah yang lembut lebih mudah diterima daripada kekerasan."

WHATSAPP

"Ambillah pelajaran dari masa lalu untuk bekal masa depan."

WHATSAPP