Tragedi Berdarah di Hari Asyura

Ustadz Nizar Saad Jabal Lc. M.Pd.
19 August 2024 • 1 VIEWS • Durasi: 36:38 YOUTUBE SOURCE WHATSAPP SHARE

DENGARKAN AUDIO KAJIAN

tragedi-berdarah-di-hari-asyura.mp3

DOWNLOAD

Kajian ini membahas peristiwa tragis yang terjadi pada hari Asyura, yaitu pembantaian terhadap cucu Rasulullah, Husain bin Ali, beserta keluarganya di Karbala. Ustadz Nizar menjelaskan latar belakang sejarah, kronologi kejadian, serta pelajaran yang dapat diambil umat Islam. Beliau menekankan pentingnya memahami peristiwa ini dengan benar sesuai sunnah, tanpa terjebak pada ritual-ritual yang tidak diajarkan. Kajian ini mengajak untuk mengambil hikmah berupa keteguhan iman, kesabaran, dan kecintaan kepada Ahlul Bait. Selain itu, beliau mengingatkan agar tidak menyalahkan satu pihak secara berlebihan, karena semua sudah ditakdirkan Allah. Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan bahaya perpecahan umat dan pentingnya persatuan. Ustadz Nizar juga mengupas tentang keutamaan puasa Asyura dan bagaimana seharusnya seorang muslim menyikapi hari tersebut. Kajian ditutup dengan nasihat untuk selalu berpegang pada Al-Qur'an dan Sunnah dalam setiap aspek kehidupan.

POINTERS & CONCLUSIONS

DALIL & REFERENCES

"Dan barangsiapa yang berjihad di jalan Allah, maka sesungguhnya jihadnya itu untuk dirinya sendiri."
— QS. Al-Ankabut: 6
"Dan janganlah kamu sekali-kali mengatakan terhadap orang-orang yang terbunuh di jalan Allah: "Mereka itu mati." Sebenarnya mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya."
— QS. Al-Baqarah: 154
"Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
— QS. Al-Anfal: 46
"Puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu."
— HR. Muslim no. 1162
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam."
— HR. Bukhari no. 6018
"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur."
— QS. Ash-Shaff: 4
"Dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu."
— QS. Al-Anfal: 46
"Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga."
— HR. Muslim no. 2699
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa."
— QS. Al-Maidah: 2
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara."
— QS. Al-Hujurat: 10

KATA BIJAK UNTUK STATUS

"Kebenaran harus ditegakkan meskipun harus berkorban jiwa."

WHATSAPP

"Jangan takut pada celaan orang saat berada di jalan Allah."

WHATSAPP

"Kekuasaan duniawi tidak abadi, yang abadi adalah kebenaran."

WHATSAPP

"Kemuliaan sejati bukan pada kemenangan dunia, tetapi pada kesetiaan kepada Allah."

WHATSAPP

"Jangan pernah meninggalkan prinsip agama demi kepentingan sesaat."

WHATSAPP

"Kezaliman akan berakhir, sementara kebenaran akan menang."

WHATSAPP

"Cinta sejati kepada Ahlul Bait adalah dengan mengikuti jejak mereka dalam ketaatan."

WHATSAPP

"Jangan biarkan perbedaan pendapat menghancurkan persaudaraan."

WHATSAPP

"Setiap muslim adalah saudara, apapun latar belakangnya."

WHATSAPP

"Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan dalam permusuhan."

WHATSAPP

"Jadikan momen Asyura sebagai introspeksi diri dan perbaikan ibadah."

WHATSAPP

"Jangan sia-siakan keutamaan hari Asyura dengan hal yang sia-sia."

WHATSAPP